Harta Zakat Tidak Boleh Diberikan Kepada

Harta Zakat Tidak Boleh Diberikan Kepada

Harta zakat tidak halal untuk:  Orang kaya. Orang kuat yang mampu bekerja mendapatkan harta. Keluarga nabi Muhammad shallallahu’alaihi wasallam, mereka adalah Bani Hasyim dan keturunan mereka. Orang yang dalam tanggungan muzakki saat ia wajib mengeluarkan zakat. Non muslim. Adapun sedekah tathawwu’ (sunnah) maka boleh untuk mereka dan untuk selain mereka. Tetapi ketika sedekah semakin bermanfaat …

Lanjutkan membaca...

Sedekah Tathowwu’

Sedekah Tathowwu’

Sedekah Tathowwu’ (yang tidak wajib) Nabi shallallahu’alaihi wassallam bersabda: “Ada tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah, pada hari dimana tidak ada naungan selain naungan-Nya. Yaitu; Seorang imam yang adil, pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah, seorang laki-laki yang hatinya selalu terpaut dengan masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah yang mereka berkumpul …

Lanjutkan membaca...

Orang yang Berhak Menerima Zakat

Orang yang Berhak Menerima Zakat

Orang-orang yang Berhak Menerima Zakat Zakat tidak diserahkan kecuali kepada delapan golongan yang Allah sebutkan dalam firman-Nya yang artinya: “Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk fisabilillah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan …

Lanjutkan membaca...

Zakat Fitrah

Zakat Fitrah

Zakat Fitrah Sahabat Ibnu Umar radhiyallahu’anhu meriwayatkan: “Nabi shallallahu’alaihi wasallam mewajibkan zakat fithr berupa: 1 sha’ kurma, atau 1 sha’ gandum, atas hamba sahaya, orang merdeka, laki-laki, perempuan, anak kecil, orang tua dari kaum muslimin, dan beliau memerintahkan agar zakat ditunaikan sebelum orang-orang pergi menuju shalat (‘id)“. (Muttafaqun alaih) Zakat fitrah adalah kewajiban seorang muslim …

Lanjutkan membaca...

Mengeluarkan Zakat dari Harta yang Kualitasnya Pertengahan

Mengeluarkan Zakat dari Harta yang Kualitasnya Pertengahan

Wajib mengeluarkan zakat dari harta yang kualitasnya pertengahan. Tidak sah zakat dikeluarkan dari harta yang kualitasnya paling jelek. Tidak wajib mengeluarkan zakat dengan harta yang terbaik, kecuali jika pemiliknya mengkenhendaki. Diriwayatkan secara marfu’ dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Pada rikaz terdapat kewajiban zakat sebesar 20%“. (Muttafaqun alaih) Penjelasan: Telah disampaikan sebelumnya atsar …

Lanjutkan membaca...

Zakat Piutang

Zakat Piutang

Zakat Piutang Seseorang yang memiliki piutang dan harta yang tidak diharapkan dapat diterima, seperti piutang pada orang yang tidak berniat membayar, atau piutang pada orang yang tidak mampu untuk membayar, tidak ada kewajiban zakat pada harta seperti ini. Namun jika ternyata piutang tersebut dapat diharapkan untuk dibayar, maka ada kewajiban zakat padanya. Penjelasan: Seseorang yang …

Lanjutkan membaca...

Zakat Harta Perniagaan Bagian Kedua

Zakat Harta Perniagaan Bagian Kedua

Zakat Harta Perniagaan Bagian Kedua perniagaan adalah harta yang dipersiapkan untuk diperjualbelikan dengan tujuan keuntungan. Harta perniagaan (jika telah mencapai nishab) dan telah sampai satu tahun, dinilai dengan nilai yang paling bermanfaat untuk orang-orang miskin dari nilai emas atau perak. Kadar zakat harta adalah 2,5%. Penjelasan: Ada 2 (dua) tema yang akan dibahas Zakat Mawaarid …

Lanjutkan membaca...

Zakat Harta Perniagaan Bagian Pertama

Zakat Harta Perniagaan Bagian Pertama

Zakat Harta Perniagaan Bagian Pertama Harta perniagaan adalah harta yang dipersiapkan untuk diperjualbelikan dengan tujuan keuntungan. Harta perniagaan (jika telah mencapai nishab) dan telah sampai satu tahun, dinilai dengan nilai yang paling bermanfaat untuk orang-orang miskin dari nilai emas atau perak. Kadar zakat harta adalah 2,5%. Penjelasan: ‘Uruudh at-tijaarah (harta perniagaan) ‘Al-Uruudh dalam bahasa Arab …

Lanjutkan membaca...

Zakat Hasil Bumi

Zakat Hasil Bumi

Zakat Hasil Bumi Adapun terkait zakat hasil bumi berupa biji-bijian dan buah-buahan; Nabi shallallahu’alaihi wassallam bersabda: “Tidak ada kewajiban zakat pada takaran kurma yang kurang dari 5 wasaq” (Muttafaqun ‘alaih) Wasak adalah takaran yang setara dengan 60 sha’, sehingga nishab biji-bijian dan buah-buahan adalah 300 sha’ berdasarkan sha’ nabi shallallahu’alaihi wasallam. Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda: …

Lanjutkan membaca...

Zakat Gaji/Profesi

Zakat Gaji/Profesi

Zakat Gaji / Profesi Zakat gaji / profesi terkait dengan zakat uang, karena gaji kaum muslimin dari  pekerjaan mereka pada umumnya adalah uang. Zakat gaji terkait dengan permasalahan fikih yang dibahas para ulama, yaitu ta’jiiluz  zakaah, yaitu menyegerakan zakat sebelum sempurna haulnya. Di hari-hari ini kita juga dihimbau kementrian agama untuk mempercepat  pengeluaran zakat dimana …

Lanjutkan membaca...